PN. MasohiBerdirinya wilayah pemerintahan Daerah Tingkat II Maluku Tengah pada tahun 1952  dengan ibukota Masohi yang diresmikan oleh Bapak Presiden Soekarno dan lahirnya Undang-undang RI. Nomor 13 tahun 1965 tentang Pengadilan Dalam Lingkungan Peradilan Umum Dan Mahkamah Agung, Bab II  pasal 25 yang berbunyi Pengadilan Negeri dibentuk oleh Menteri Kehakiman Dengan Persetujuan Mahkamah Agung. Daerah Hukum Pengadilan Negeri pada azasnya meliputi satu Daerah Tingkat II. marupakan embrio lahirnya Pangadilan Negeri Masohi. Pengadilan Negeri Masohi berdiri pada tahun 1965 dan dipimpin oleh srikandi terbaik asal Maluku Ibu. Renyaan Kayado yang bertugas sejak tahun 1965 sampai 1969. Kata Masohi sendiri diambil dari nama ibu kota Kabupaten Maluku Tengah “Masohi” yang dalam bahasa sehari-hari masyarakat Maluku berarti “Gotong Royong”.

Pengadilan Negeri Masohi pada Awalanya merupakan tempat sidang dari Pengadilan Negeri Ambon yang dibuka sejak tahun 1955. Karena perkembangan perkara dan rentang kendali yang ada sehingga Pengadilan Negeri Masohi dibentuk pada tahun 1965. Kantor Pengadilan Negeri Masohi mulai menerima perkara pertama adalah perkara pidana yang masuk register pidana pada tanggal 12 Juli 1965 dan mulai melaksanakan sidang pertama pada tanggal 15 Juli 1965 dan menghasilkan putusan pertama pada tanggal 20 Juli 1965 dibawa kepemimpinan Ny. A. M.B. Kayadoe. Pada tahun tersebut jumlah perkara yang masuk di Pengadilan Negeri Masohi sebanyak 17 perkara pidana.

            Awal berdirinya Pengadilan Negeri Masohi belum memiliki kantor resmi sehingga pemerintah daerah Tingkat II Maluku Tengah memfasilitasi  sebuah kantor sebagai tempat kantor sementara yang kala itu digunakan bersama-sama dengan dua instansi lain yakni Dinas Koperasi Daerah Tingkat II Maluku Tengah dan Kantor Kejaksaan Negeri Masohi.

Pada tahun 1970 ditetapkan UU No 14 Tahun 1970 yang dalam Pasal 10 menetapkan bahwa ada 4 lingkungan peradilan yaitu : peradilan umum, peradilan agama, peradilan militer dan peradilan tata usaha negara. Dengan dikeluarkan UU tersebut menjadi landasan didirikannya kantor remsi Pengadilan Negeri Masohi. Tahun 1972  dibawah kepemimpinan bapak Sanim Jarwadi (1972-1979) Pengadilan Negeri Masohi mulai mendirikan bangunan kantor sendiri yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol Kec. Amahai. Di tahun ini Pengadilan Negeri Masohi mendapat pemberian tanah/tempat dari Pemerintah Daerah untuk membangun Gedung Kantor dan mendapat biaya PELITA PUSAT sebesar Rp. 9.500.000,-( sembilan Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) untuk membangun 4 buah ruangan kantor. Kantor yang dibangun tersebut baru bisa ditempati pada tahun 1973 yang mana lokasi tersebut menjadi lokasi kantor Pengadilan Negeri Masohi hingga saat ini, namun karena terjadi pemekaran wilayah kecamatan kemudian perubahan alamat menjadi Jln. Imam Bonjol Kelurahan Namelo Kecamatan Kota Masohi dan kemudian sebanyak 3 (tiga) kali  mendapat kesempatan  perluasan gedung kantor yaitu pada tahun 1977,  1979,dan tahun 1993.

            Karena keterbatasan ruangan dan kondisi ruang sidang yang kecil, maka kantor resmi tersebut hanya dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan administrasi dan proses persidangan perkara-perkara kecil sedangkan untuk melaksanakan sidang perkara besar yang memikat perhatian public masih menggunakan ruang pinjaman dari pemerintah Kabupaten Maluku Tengah.

Pengadilan Negeri Masohi baru dapat melaksanakan persidangan perkara besar di kantor sendiri sejak dibanguan ruang sisdang utama tahun 1983 dan kemudian Pada tahun 2005-2006 mendapat dana APBN untuk membangun gedung kantor dengan luas tanah 2.619 M2 dan sesuai dengan pola sebagaimana digariskan pada saat itu. Setelah dilakukan rehabilitasi kantor pada tahun 2005-2006 terjadi perubahan tata letak kantor maka alamat kantor Pengadilan Negeri Masohi menjadi Jalan Geser No.1 Keluarahan Namaelo Kec. Kota Masohi hingga saat ini.

  1. URUTAN KEPEMIMPINAN
  • Ketua

Sejak berdirinya hingga saat ini Pengadilan Negeri Masohi telah dipimpin oleh 18 Orang Ketua Pengadilan yakni :

  1. A. B. M. Renyaan Kayadoe, SH (1965 – 1967)
  2. Geroge Tennu, SH (1967 – 1972)
  3. Sanim Jarwadi, SH (1973 – 1979)
  4. Luis Ferdinandus, SH (1979 – 1981)
  5. Muhammad Jauhani (1981 – 1983)
  6. Husaini Anim Kasim, SH (1983 – 1986)
  7. Soemarno Heryosumito, SH (1986 – 1990)
  8. Ratak Kembarin, SH (1990 – 1993)
  9. Uneputty D. Cosmus, SH (1993 – 1994)
  10. Herbertus Mujito, SH             (1994 – 1996)
  11. Bambang Purnoprasetyo, SH             (1996 – 1988)
  12. F. Seregar, SH (1988 – 2001)
  13. Patikawa, SH (2001 – 2005)
  14. M. Tuchfatul Anam, SH, M.H (2005 – 2007)
  15. Muhammad, SH.,MH (2007 – 2009)
  16. Djamluddin Ismail,SH (2009 – 2011)
  17. Arkanu, SH., MHum (2011 – 2014)
  18. Heru Kuntjoro, SH.,MH (2014 – 2015)
  19. Nyoman Suharta, SH (2015 - 2016)
  20. A. F. S. Dewantoro, SH.MH (2016 - 2017)
  • Panitera Sekretaris

Panitera Sekretaris yang bertugas pada Pengadilan Negeri Masohi sejak berdirinya hingga sekarang adalah sebagai berikut :

  1. Frans Loterbom (1965 – 1973)
  2. La Udu Vaulu (1973 – 1985)
  3. Yakob Taihitu (1985 – 1999)
  4. Edmon Mainasse (1999 – 2000)
  5. Thahir Ashari (1999 – 2009)
  6. Esyon Kelelufna, SH (2009 – 2012)
  7. Samsuri, SH (2012 – 2014)
  8. Rose L. Sainawal, S.AP   (2014 –  2015)

Akhir tahun 2015 Mahkamah agung melakukan pemisahan antara fungsional dan kesekretariatan di mana penitera sekretaris di pisah menjadi panitera dan sekretaris. Pada Pengadilan Negeri Masohi jabata panitera di jabat oleh Panitera Sekretais yakni Ny. Rose L. Sainawal, SAP dan Sekretaris dijabat oleh Wakil Sekretaris yakni Ny. Sarci Waileruny, S.Sos.